This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 23 Juli 2013

Tips Melatih Anak Untuk Mengekspresikan Kasih Sayang

Assalamu alaikum ayah dan bunda yang budiman…

Apakah kita pernah mengalami begitu sungkan mengatakan kepada Ibu kita : “Bu…ananda sayang banget sama Ibu” atau mengungkapkan kasih sayang kepada putra-putri kita : “Kak…Bunda sayang banget sama Kakak” (sambil memeluk). Ketika sebelum menikah, kami juga tidak pernah mengekspresikan rasa sayang kami kepada orang tua maupun saudara. Ungkapan kasih sayang secara terbuka dirasa berlebihan dan tidak lazim. Sebenarnya apa sih manfaat mengekspresikan kasih sayang kepada keluarga dan orang-orang yang kita kasihi?

Ayah HILDAN, Bunda ALFI & Si Cantik NAZILA

Ekspresi Tulus Sebagai Penegasan
Tulisan kali ini kami fokuskan pada hubungan antara anak dan orang tua. Sering kali konflik antara orang tua dan anak diawali oleh proses komunikasi yang terhambat. Salah satu pihak merasa pihak lain tidak mampu mengerti perasaannya, semua serba terdiam dan berharap pihak lain mengerti dengan sendirinya. Kemudian dilanjutkan dengan kesalahpahaman karena perbedaan pemaknaan atas kata-kata dan peristiwa. Anak-anak merasa terlalu sulit memahami “dunia orang dewasa” dan orang tua merasa sang anak tidak menangkap rasa khawatir dan limpahan perhatian orang tua mereka. Kedua belah pihak akan selalu dalam kondisi saling menyandera dan menuntut

Bagaimana jika seluruh anggota keluarga terbiasa berkomunikasi secara terbuka dan ekspresif? Kami sangat optimis “balok es” yang membekukan hubungan orang tua dan anak akan meleleh, sehingga yang tertinggal hanya kehangatan kasih sayang yang terus bertumbuh dan menyebar. Semua anggota keluarga tidak perlu lagi menjadi cenawang hanya untuk menebak : “Ayah sama Bunda sayang aku ndak ya??” atau “Anak-anak nih sebenarnya peduli ndak sih sama ayah bunda nya??”. Karena semua sudah tersampaikan melalui komunikasi hangat setiap hari, pelukan, ungkapan langsung bahwa satu sama lain saling menyayangi dan berbagai tindakan yang bisa dilihat secara kasat mata. Semua yang bisa dilihat, didengar dan disentuh lebih menegaskan kasih sayang, dari pada segala hal yang hanya dipendam dalam hati.

Memelihara Sejak Benih
Sebenarnya sangat mudah untuk membangun komunikasi yang hangat dan ekspresif, jika kita mau melatih putra-putri kita sejak dini. Kami mulai belajar semenjak Nazila (putri kami) masih dalam kandungan. Saya dan Bunda Alfi sering mangajaknya berbincang-bincang, membacakan doa dan ayat suci, mencium perut bunda yang sedang hamil, dan mengelus perut bunda saat si bayi menendang-nendang.

Setelah kelahiran Nazila, kami semakin sering mengekspresikan rasa sayang kami. Memandikan bayi, mengganti pakaian dan popok, menyiapkan makanan dan ASI serta tidak lupa kami ajak berbincang-bincang. Beberapa aktivitas tersebut kami lakukan setiap hari hingga saat ini.

Tantangan mulai muncul ketika Nazila sudah mulai belajar berbicara, sekitar usia 2 - 3 tahun. Pada usia ini si kecil kami latih menggunakan kata-kata sederhana untuk mengungkapkan keinginannya. Semakin selaras antara kata yang diucapkan dengan keinginannya, maka semakin terlatih untuk mengekspresikan diri secara verbal.

Mengapa kami melatih kemampuan verbalnya sejak dini?. Kami mengamati beberapa balita mengalami hambatan dalam mengkomunikasikan keinginannya. Sehingga si kecil tampak “egois”, merepotkan pengasuh, hanya bisa menunjuk-nunjuk dan suka marah jika keinginannya tidak terpenuhi. Jika saja si kecil bisa mengungkapkan secara verbal maka pengasuh akan mudah menyediakan keinginannya.

Kami juga melakukan beberapa aktivitas berikut :
  1. Berpelukan bertiga : Sehari berapa kali ya…hmmm??? 8-20 kali mungkin. Asyiknya itu sekecil semakin akrab dengan kami. Hangatnya rasa sayang seperti berpindah di antara kami bertiga. Seperti api unggun yang menghangatkan orang-orang di sekitarnya.
  2. Cium pipi bertiga : Pipi si Nazila tuh nyempluk dan merona. Pipi kanannya menempel di pipi Bunda dan sebelah kirinya ke pipi saya. Pipi saya dan bunda juga menempel. Sambil berpelukan kami saling cium pipi bertiga. Ingat logonya UBUNTU LINUX kan? Nah seperti itu jadinya ^_^..
  3. Meminta maaf : Memaafkan itu menyembuhkan, baik bagi yang memberi maupun yang menerima maaf. Tetapi bagi anak-anak tentulah tidak mudah, maka kami melatih si kecil untuk mengucapkannya. Misalnya jika dia meminjam handphone bundanya tanpa meminta ijin, maka kami mengingatkannya untuk meminta maaf sekaligus meminta ijin : “Bunda maaf ya Kakak ambil HP bunda. Kakak pinjam ya?”. Mengekspresikan permohonan maaf juga mampu mengurangi egoisme anak-anak.
  4. Berterima kasih : Berterima kasih itu menumbuhkan penghormatan. Kami sering berkata : “Kak…makasih ya sudah jadi putri yang cantik dan pinter”. Anda bisa bayangkan senyumnya yg mengembang manja.
  5. Memuji dengan tulus : “Siapa yang tadi berani sekolah TK sendiri???” teriak Bundanya dengan antusias. “Kakaakkkkkk…….” sambil tersenyum penuh bangga dan loncat-loncar kegirangan. Bayangkan jika si kecil juga terbiasa memuji orang lain dengan tulus. Dapat dipastikan mereka akan memiliki kecerdasan sosial yang bagus.
  6. Mengutarakan keinginan : Terkadang si kecil ngambek tanpa kami tahu penyebabnya, sehingga emosi kami pun terpancing. Nah…dari pada kami marah-marah ya lebih baik kami bantu dia mengungkapkan perasaannya. “Kakak mau apa kok marah gitu? Ayo bilang ke Bunda” bundanya mengawali. “Kakak…kakak…mauuu…mauu…jalan-jalan ke alun-alun yang ada burungnya” akhirnya dia menjawab dengan terbata-bata. Jika sudah diketahui penyebabnya kan jadi mudah mencari solusinya.

Sebenarnya masih banyak aktivitas yang ingin kami tuliskan, tetapi beberapa hal di atas sudah mewakili. So…jangan malu-malu lagi mengekspresikan rasa kasih sayang kita kepada keluarga tercinta. Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat.

Wassalamu alaikum…
Salam Keluarga Indonesia




Contact Us : 0852 340 89 809, 0341-5470 688.


Jumat, 12 Juli 2013

Komunitas AYAH EDY : PROGRAM BERBAGI DVD PARENTING GRATIS

Alhamdulillah kami bisa berpatisipasi menjadi relawan Komunitas AYAH EDY. Pada kesempatan ini kami meluncurkan program "BERBAGI DVD PARENTING GRATIS". Keterangan lebih jelas mengenai program ini bisa dibaca di www.AyahKita.com  .Mari kita sebarkan gerakan hebat ini untuk mencapai VISI BESAR "Indonesian Strong From Home", visi menjadikan masyarakat Indonesia tangguh yang berawal dari keluarga yang bahagia.

Pak HILDAN, Relawan Kota Malang dan Sekitarnya
Yuk ikut berpartisipasi menjadi RELAWAN di daerah masing-masing. Jangan sungkan untuk menghubungi kami :


Bpk. HILDAN FATHONI
SMS : 081 2525 4782.
Tlp    : 0341 - 5470 688.

Facebook : www.facebook.com/bighildan
Website : www.HildanFathoni.com
Alamat : jln. Moch.Rasyid No.9B, RT.03 RW.03, Kel.Mulyorejo, Kota Malang, Jawa Timur 65147.

"DVD dapat diambil langsung di alamat atau menghubungi terlebih dahulu via SMS atau telepon"
 
Salam Keluarga Indonesia
 
 
 
HILDAN FATHONI
 
 

Selasa, 09 Juli 2013

Business For The GIANTS !!!

TDA NGALAM FORUM
Pemateri             : Bapak Donny K. Puriyono
Hari                      : Selasa
Tanggal               : 2 Juli 2013
Jam                     : 13:00 - Selesai
Tempat               : Rezzen Bakery & Coffee, Jl. Raya Mertojoyo K2 Kota Malang.



Business For The GIANTS !!!

Acara kali ini merupakan event pertama TDA NGALAM dibawah kepemimpinan Sdr. NIZAR LUTHFIANSYAH yang langsung menjadi terapi kejut kedahsyatan komunitas ini.
Bapak Donny K. Puriyono selalu pemateri menunjukkan kepada kami MINSET pada CEO kelas dunia dalam menjalankan bisnisnya. Mereka ini lah yang saya sebut sebagai “The GIANTS”…para raksasa.

Sebelum kita melanjutkan ke inti pembahasan, terlebih dahulu kita harus menjawab 1 pertanyaan :

“Seberapa BESAR kita ingin membangun BISNIS kita ?”

Jika pertanyaan ini dilontarkan, mungkin akan ada yang menjawab :
A             : “Saya cukup jadi UKM saja, biar bebas PPN dan PPh. Gini aja sudah bisa menghidupi keluarga dan warga sekitar kok”.
B             : “Saya ndak butuh bisnis yang besar. Cukup 1 cabang ini saja biar hidup ndak repot”.
C             : “Bagi saya bisnis bukan hanya sekedar profit. Tetapi juga warisan bagi keluarga dan masyarakat. Sehingga bisnis saya harus sebesar perusahaan sekala Nasional bahkan Internasional”.

Tidak ada yang salah dengan semua jawaban di atas, akan tetapi tema kali ini hanya cocok dengan rekan-rekan yang ingin membesarkan bisnis seperti perusahaan-perusahaan skala Nasional bahkan Internasional. Lalu bagaimana sih kita sebagai owner harus memperlakukan bisnis kita agar selevel dengan perusahaan-perusahaan besar tersebut?.

Melambungkan Nilai Perusahaan dalam Waktu Singkat
Seperti kita ketahui bahwa di tahun 2013 ini ada serangkaian transaksi pembelian perusahaan yang SUPER DAHSYAT. Walaupun perusahaan-perusahaan tersebut masih baru, tetapi nilainya (value) sudah mencapai trilyunan rupiah. Sebagai contoh adalah pembelian situs www.Waze.com oleh GOOGLE yang ditaksir mencapai Rp 12 Trilyun, pada hal situs asal Israel ini baru berdiri pada tahun 2008. Contoh lain adalah pembelian situs www.Tumblr.com oleh YAHOO senilai Rp 10 Trilyun, padahal Tumblr baru berdiri pada tahun 2007. Wow…perusahaan dengan usia 5-6 tahun bisa memiliki nilai hingga trilyunan rupiah, mari kita bandingkan dengan perusahaan konvensional di Indonesia yang bahkan sudah berusia lebih dari 20 tahun.

Bagaimana sebuah perusahaan yang masih baru berdiri bisa mencapai nilai yang SUPER FANTASTIK dalam waktu singkat? Apa saja yang dilakukan pendiri atau CEO nya?. Yang dilakukan oleh para pemimpin perusahaan tersebut adalah meningkatkan nilai (value) dari perusahaannya. Nilai dalam hal ini adalah nilai abstrak yang disepakati oleh khalayak umum didasarkan pada potensi perusahaan di masa depan.

Apa Manfaat dari Peningkatan Nilai Perusahaan ?
Kita akan memasuki materi pokok dari tulisan ini, yaitu apa manfaat yang bisa kita peroleh dari nilai perusahaan yang terus meningkat?
a.       Pendiri ingin nilai lebih dari investasinya
Pendiri perusahaan tentunya menginginkan semua jerih payahnya mendapat imbal balik yang sepadan. Jika hanya mengandalkan penjualan produk atau jasa saja sangat sulit untuk mencapai lompatan penghasilan dalam waktu singkat.  Maka dengan nilai perusahaan yang tinggi, pendiri bisa memperoleh benefit lebih ketika menjual saham kepemilikan usaha yang nilainya setara nilai perusahaan di mata publik.
b.      Memberikan kepercayaan kepada investor
Ada banyak pertimbangan bari seorang investor untuk menanamkan dananya. Tentunya mereka lebih percaya dengan perusahaan yang bernilai tinggi dari pada bernilai rendah. Hal ini dikarenakan persepsi positif yang terpancar dari perusahaan tersebut.
c.       Karyawan lebih bangga
Lebih bangga mana menjadi staf administrasi di COCA COLA atau di perusahaan minuman local?. Tentu saja lebih bangga menjadi staf di COCA COLA. Hal ini karena brand dan perusahaan tersebut sudah berskala dunia dan memiliki nilai sangat tinggi di mata publik. Kebanggaan karyawan akan memicu semangat kerja yang tinggi dan perasaan memiliki status sosial melebihi rata-rata karyawan di perusahaan lain. Tentunya hal ini akan meningkatkan loyalitas karyawan kepada perusahaan.
d.      Menarik investor
Nilai perusahaan yang tinggi memberikan optimisme bagi masa depan perusahaan. Hal tersebut juga bermakna peningkatan nilai investasi di masa depan. Jika perusahaan kita memiliki nilai yang tinggi di mata mereka, maka kita akan dengan mudah mendapatkan dana investasi untuk pengembangan usaha dengan skala yang lebih besar dari saat ini.
e.      Mudah mendapat fasilitas
Lebih mudah mana, Grup CIPUTRA atau pengusaha property local jika mengajukan kredit ke bank swasta?. Lebih banyak mana kemudahan perijinan usaha dan insentif pajak, antara Indofood dan perusahaan makanan ringan yang belum berbadan hukum?. Nah beberapa contoh tersebut adalah gambaran dari berbagai kemudahan yang diperoleh perusahaan yang sudah memiliki nilai tinggi. Fasilitas yang diperoleh juga dari para supplier, perusahaan dengan nilai yang sudah diakui akan mudah mengatur pembayaran. Misalnya membayar kepada supplier diundur 3 bulan sedangkan tagihan kepada pelanggan dijadwalkan hanya boleh mundur 2 bulan. Kondisi tersebut akan mudah terjadi jika perusahaan kita memiliki bargaining power, baik kepada supplier maupun kepada pelanggan. Sehingga kita bisa men-drive mereka sesuai kebutuhan kita.

Mikroskop INVESTOR
Sebenarnya apa sih yang ada dipikiran para investor ketika akan menanamkan dananya pada perusahaan kita?. Jika kita sebagai investor, bagaimana sih cara memilih perusahaan yang bernilai tinggi?. Jawaban dari pertanyaan tersebut akan kita bahas pada tulisan di bawah ini.
a.       Industry & Category Growth
Para investor raksasa (The GIANTS) melihat pertumbuhan industri dan kategori industri sebagai salah satu faktor dalam memilih lahan investasi. Seperti contoh di awal tulisan, situs GPS (Global Positioning System) Gratis www.Waze.com memiliki basis pengguna saat ini sebanyak 50 juta user dan terus bertambah. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan GOOGLE mengambil alih situs tersebut, apalagi secara kategori bisnis selaras dengan GOOGLE (terutama Google Maps). Sebagai contoh lain adalah pembelian Detik.com oleh PARA Group (Chairul Tanjung / CT) yang diperkirakan hingga bernilai Rp 600 M. Ada yang menyebutkan ini adalah aksi korporasi yang jenius, karena dengan membeli Detik.com maka PARA group akan mudah mengintegrasikan berbagai bisnisnya (Trans Corp, Bank Mega, Carrefour, dll). Lagi pula Detik.com termasuk portal berita online dengan pendapatan iklan terbesar di Indonesia.
b.      Sustainable Sales Growth
Para investor raksasa lebih menyukai perusahaan dengan sales yang progresif, berkelanjutan dan cenderung stabil, bukan yang fluktuatif. Tidak juga perusahaan yang tiba-tiba penjualannya melonjak tinggi tetapi menurun pada periode berikutnya. Baik itu periode day to day maupun month to month.
c.       Market Share
Khusus untuk market share ini ada keunikan. Ada investor yang tertarik dengan perusahaan yang mendominasi market share. Ada juga yang menyukai perusahaan dengan market share kecil tetapi memiliki potensi untuk berkembang. Tergantung dari tipikal investor itu sendiri, apakah menyukai zona investasi aman atau penuh tantangan.
d.      Brand and Patent
Brand atau merk terkadang bernilai sangat tinggi bahkan jika dibandingkan dengan seluruh asset fisik perusahaan. Bisa kita buktikan dengan brand kuat seperti ADIDAS dan NIKE. Mereka memfokuskan diri pada pengembangan merk, sementara produksinya dikerjakan oleh kontraktor-kontraktor di berbagai negara termasuk Indonesia.

Itu lah salah satu perbeda perusahaan di ASIA dan di AMERIKA. Jika perusahaan di ASIA lebih memperkuat produksi, maka perusahaan di AMERIKA lebih memperkuat brand. Tentu kita bisa membandingkan seberapa besar nilai perusahaan yang fokus pada pengembangan merk dan produksi.
e.      Struktur Biaya
Ada beberapa pertimbangan struktur biaya yang diperhatikan para pebisnis atau investor raksasa. Sejak awal laporan keuangan perusahaan tersebut harus lengkap dan tertata baik. Semakin efisien juga akan semakin baik. Mereka lebih memperhatikan biaya operasional dari pada biaya tetap. Perusahaan kita juga akan dibandingkan dengan perusahaan kompetitor, karena bisa jadi mereka menilai beberapa perusahaan sekaligus.
f.        Profir Margin
Investor lebih melihat EBITDA (Earning before interest, Tax, Depreciation & Amortization) dari pada nett profit.
g.       Management Team and People
Hal terpenting mengenai manajemen perusahaan adalah siapa orang yang duduk di dalamnya. Para pebisnis kelas kakap tidak terlalu memperhatikan faktor teknis suatu usaha, mereka lebih fokus mencari orang yang tepat untuk menjalankannya. Oleh karena itu sering terjadi pembajakan CEO dari perusahaan lain (head hunter). Semakin banyak orang kredibel dalam suatu perusahaan, maka peluang peningkatan nilai perusahaan akan semakin tinggi.
h.      Legal and Financials
Legalitas usaha maupun perjanjian dengan supplier dan klien harus lengkap dan transparan. Hal ini juga menjadi perhatian serius karena ada kekhawatiran muncul permasalahan di masa depan, yang sebelumnya tidak diinfomasikan secara terbuka.
i.         Potentials
Potensi perusahaan di masa depan sangat lah penting, karena menggambarkan seberapa besar perusahaan itu akan tumbuh atau justru akan tenggelam. Potensi yang dimaksud bisa berupa potensi pasar yang besar, keunikan produk dan layanan, potensinya dalam menggantikan produk yang sudah ada dan masih banyak lagi. Para investor dan pebisnis raksasa tidak fokus pada rugi atau laba suatu perusahaan. Tetapi pada potensi peningkatan nilai perusahaan yang tinggi sehingga bisa dijual lagi ke investor lain di masa depan.
  
Sumber :
a.       Pembelian WAZE.com oleh Google :
b.      Pembelian Tumblr.com oleh Yahoo :
c.       Pembelian Detik.com oleh PARA Group :
d.      Pabrik NIKE di Indonesia :
  
Contact Person :
0852 340 89 809, 0341-5470 688.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...