Rabu, 12 Juni 2013

SEMANGAT SPARTAN 100%



Anda tentu ingat film 300 yang menceritakan perjuangan rakyat Sparta dibawah kepemimpinan Raja Leonidas, melawan ekspansi kerajaan Persia. Di film ini bisa kita saksikan bagaimana masyarakat Sparta menempa hidupnya menjadi bangsa pejuang, bahkan mulai dari bayi. Disinilah awal semangat SPARTAN itu dikenal hingga ribuan tahun.
Bagaimana dengan hidup kita, apakah memiliki totalitas dan semangat SPARTAN itu? ataukah kita hidup hanya 50% dibawah kekangan kepentingan orang lain? siapa pun mereka. Hidup di dunia benar-benar hanya 1 x dan kita tidak dapat mengulanginya jika telah tiada. Jangan sampai BAKAT KITA terkubur bersama JASAD KITA, karena selama hidup belum sempat kita optimalkan. Kasihan sekali hidup seperti itu, tentu Anda tidak ingin mengalaminya bukan?.

Hidup Adalah Anugrah
Kehidupan itu sendiri sudah merupakan anugrah. Hanya kita yang ditakdirkan hidup diantara ribuan sperma yang bersaing menuju sel telur ibunda kita. Bagi saya, salah satu wujud RASA SYUKUR TERTINGGI adalah mengoptimalkan bakat yang “diinstalkan” oleh Tuhan kepada kita. Tidak peduli seberapa besar kekurangan kita sewaktu dilahirkan.

Perjuangan heroik seperti rakyat Sparta adalah keharusan bagi setiap insan. Waktu yang paling tepat untuk berjuang adalah SAAT INI. Karena kita tidak pernah tahu umur kita esok hari. Kesalahan ketika mencoba berjuang adalah lebih MULIA, dari pada hidup tenang dan aman tetapi terkekang kepentingan pihak lain. Selain Tuhan, kitalah sebenar-benarnya pemilik tubuh ini...pemilik pikiran ini...pemilik kebebasan ini.

Persiapan Sekejap
Berapa waktu yang harus kita persiapkan untuk mulai mewujudkan impian kita?. 1 hari, 1 minggu, 1 bulan atau 10 tahun?. Mengapa banyak sekali insan yang hingga usia senja masih mempersiapkan diri untuk mewujudkan mimpi-mimpinya. Sehingga ketika bertemu para pemuda, beliau akan menceritakan impian-impian mereka yang menggunung semenjak muda belia. Sungguh menyianyiakan usia bukan?.

Berpikirlah sejenak, renungkan secara mendalam tujuan hidup kita. Buatlah peta kehidupan dan tentukan pencapaian-pencapaian yang ingin diraih. Setelah itu STOP...segera lah melangkah. Langkah awal mungkin terasa berat. Ibarat mengendarai sepeda gunung, awal kayuhan pasti terasa berat tetapi setelah beberapa lama akan terasa ringan dan akan semakin kencang lajunya. Semoga tulisan sederhana ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Jika kita yakin langkah kita diridhoi TUHAN, maka segeralah ucapkan BISMILLAH dan tancap gas wujudkan impian Anda.

Salam Smangat,




HILDAN FATHONI


Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan KOMENTAR :

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...