Jumat, 10 Agustus 2012

TOOTHLESS ORGANIZATION: WHAT TO BITE?


TOOTHLESS ORGANIZATION: WHAT TO BITE?


pada 4 Juli 2012 pukul 23:24

By Syaifoel Hardy

Anda pernah bayangkan, seandainya setiap anggota profesi kita, dijanjikan mendapatkan duit sebesar Rp 500 ribu setiap enam bulan, kira-kira bagaimana perkembangan jumlah pesertanya? Ditambah lagi, akan mendapat bonus Rp 100 ribu dalam setiap rapat yang dihadiri. Tidak ketinggalan, Rp 50 ribu setiap inisiatif yang diajukan dalam rapat besar. Dan yang lebih menggairahkan lagi, bila setiap kehadiran dalam temu profesi yang angkanya mencapai 100% akan mendapatkan kiriman sembako ke rumahnya gratis!

Dijamin, organisasi akan ramai peminatnya. Organisasi akan, setidaknya, penuh sesak dalam setiap rapat. Dan anggotanya bakal berbondong-bondong untuk mengikuti setiap kali rapat anggota.

Kenyataannya apa yang anda hadapi saat ini?

Saya memulai ikut organisasi sejak awal pendidikan. Dari dulu hingga sekarang, yang saya temui 'itu-itu saja'. Artinya, yang aktif, yang hadir rapat, yang berbicara, yang berinisiatif, yang bekerja di lapangan, yang giat bergerak, hingga ganti kepengurusan, orang tetap! Itu-itu saja!

Organisasi banyak yang 'gagal' dalam mengundang partisipasi anggotanya. Terutama jika menyangkut uang iuran!
Wah! Berat sekali.

Namanya juga manusia. Beragam kemauan dan tujuannya.

Ada yang dinamis, ada yang statis. Ada yang aktif, tidak sedikit yang pasif. Ada yang senang berorganisasi, seambreg yang maunya hanya nonton televisi. Ada yang demen presentasi, ada yang sukanya hanya mimpi.

Tidak di Indonesia, di Kuwait, Arab Emirates juga Qatar. Fenomenanya sama saja. Membuat saya berpikir: "bagaimana cara menggerakkan manusia ya agar bisa aktif berpartisipasi dalam organisasi ini?"

Beberapa pekan lalu, organisasi sosial terbesar di Qatar, melalui sang Ketua yang baru terpilih berkata: "Paling nanti yang aktif juga itu-itu saja!" Saya tertawa kecil mendengarnya. Tanda setuju!

Saya tidak pula menyalahkan para anggota yang isinya hanya keluh kesah. Sejak zaman bahola hingga elektronika ternama saat ini, selalu saja kita temui orang-orang yang sukanya hanya mencela, protes, tidak puas dan satu lagi: selalu serba salah di hadapan mereka!

Sang pengurus organisasi jadi pusing tujuh keliling!

Satu kelompok, senangnya olah raga. Kelompok kecil lainnya senang sekolah, seminar, workshop dan lainnya.
Ada yang suka dangdutan dan tari. Beberapa kelompok lainnya suka arisan dan pengajian. Ada juga yang sukanya hanya tinggal di rumah tanpa berbuat apa apa!

Nah, siapa yang repot dan mau melayani bervariasinya karakter anggota seperti ini?

Hanya seorang ketua yang selevel 'superman' yang mamu menjawab kehendak dan bisa diterima semua kelompok. Kalau sang ketua hanya suka olah raga, pasti dirasani. Jika sang ketua senang sekolah dan pendidikan juga tidak kalah kritikan pedasnya. Sebaliknya jika ketua hanya ikutan arisan dan pengajian, dibilang tidak berkualitas!

Repot juga!

Sejak tinggal di Qatar, lima tahun terakhir ini, saya melihat yang namanya pembangunan jalan kok tidak ada hentinya. Sekilas kami melihat jalan-jalan yang sedang dibenahi Dinas tata Kota Doha, tak pernah berakhir.

Ternyata, ketika saya amati, bukan hanya jalan saja yang pembangunannya terus menerus.

Tiga tahun lalu, kami biasa jalan lurus jika harus menuju gedung kami dari jalan raya. Setahun kemudian, perlu belok kanan. Setahun lagi harus belok kiri. Dua tahun kemudian harus berputar. Yang namanya pipa-pia air tidak ada rampungnya. Belum lagi kabel telekomunikasi.

Pendeknya, guna perbaikan tata kota ini, sepertinya tidak pernah berhenti.

Sebagian besar penghuni dibikin pusing dan bingung, karena suara bising orang-orang yang bekerja ngurusin bangunan ini tidak pernah selesai. Bagi yang sadar, tidak masalah. Bagi yang tidak, sebaliknya, justru gelisah.
Berbeda kota, beda pula dengan sebuah organisasi.

Pembangunan jalan dan tempat-tempat umum ini memperoleh dana dari Pemerintah dalam jumlah besar. Mau diapakan saja jalan dan gang gang dalam kota tidak jadi masalah, meski Pimpinan Departemen Tata Kota hingga Walikotanya ganti sepuluh kati dalam lima tahun.

Sedangkan organisasi haruis berjuang dengan dana sendiri yang ditarik dari iuran anggota. Dan guna kepentingan tersebut, tidak gampang menariknya! Dari satu anggota, ke lainnya.

Sekali anggota sadar bahwa bergabung dengan organisasi ternyata tidak membuahkan keuntungan baginya, maka, jangan harap anda dapat menarik iuran bulanan darinya!

Meski demikian, masih ada orang-orang yang suka diajak maju. Orang-orang yang peduli, yang jika itu sebuah kota, tentang kebersihan kota, keindahan kota, tata tertib hingga pajak. Jumlahnya, tentu jangan berharap sebanyak mereka yang menentang segala bentuk kebijakan demi perbaikan!

Membangun sebuah rumah memang gampang! Tetapi memelihara keindahan dan kerapihan butuh perjuangan dan keuletan!

Mendirikan sebuah organisasi juga demikian. Mudah sekali! Tetapi menggerakkan anggota agar aktif di dalamnya, memajukan keprofesionalismean anggota, memenuhi kebutuhan, menampung aspirasi guna membantu meningkatkan kesejahteraan, adalah pekerjaan yang luar biasa beratnya.

Mengapa demikian? Karena kebanyakan kita inginnya keuntungan terlihat dalam waktu singkat! Instant profit.
jarang, anggota profesi kita, betapapun berderetan gelarnya, menyadari akan masalah ini. Sehingga, gabung di organisasi dianggap momok yang paling menakutkan.

Tapi jangan kuatir! Bergabung dengan organisasi banyak menjanjikan keuntungan. Memang bukan dalam bentuk uang. Namun, uang akan datang dengan sendirinya manakala anda piawai dalam: people management.

Pekerjaan terberat dalam organisasi adalah meyakinkan anggotanya, bahwa organisasi tersebut sangat menguntungkan mereka.

Meski demikian, betapapun ompongnya sebuah organisasi, ibaratnya mengunyah bubur saja tidak sanggup, tetap memberikan keuntungan.

Minimal, dengan bergabung di organisasi, anda akan berlatih dalam setiap upaya penanganan masalah. Organisasi menjadikan wawasan makin luas, teman dan saudara tambah banyak, kemampuan menganalisa makin tajam, nama baik makin dikenal. Dan, tentu saja diharapkan akan mudah mencari kerja!

Jadi, jangan berpikir dua-tiga kali! Sepanjang membonceng misi kebaikan dan halal, gabunglah dengan organisasi!
Good luck!

Doha, 4 July, 2012
shardy2@hotmail.com

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan memberikan KOMENTAR :

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...