Jumat, 11 November 2011

Pojok Parenting 1 : Bayi Bebas Popok Sebelum Usia 1,5 Tahun


Popok Bayi Diaper
Oleh : Yayah Hildan & Bunda Alfi
Assalamu alaikum para Pembaca yang budiman
Pada kesempatan kali ini kami akan memulai berbagi pengalaman (sharing) tentang merawat dan mendidik bayi. Semua tulisan kami adalah murni pengalaman pribadi sebagai orang tua baru, sehingga tentunya banyak kekurangan. Tujuan dari tulisan-tulisan kami selanjutnya adalah untuk berbagi pengalaman sekaligus memohon bimbingan dari para pembaca yang lebih berpengalaman serta lebih memiliki ilmu dalam merawat dan mendidik bayi, terutama balita. Semoga tulisan kami bermanfaat, kami tunggu umpan balik dari para pembaca sekalian.

Tulisan pertama ini bertema “Bayi Bebas Popok Sebelum Usia 1,5 Tahun”. Seperti kita ketahui bersama, bayi kecil sangat lah tergantu pada pemakaian popok (baik popok kain tradisional,popok modern beberapa kali pakai maupun diapers/popok sekali pakai). Hal ini dikarenakan bayi belum bisa mandiri ketika buang air serta waktu pipis dan buang air besar yang sulit diprediksi oleh orang tua.

Pada awal masa setelah bayi lahir, kehadiran popok ini sangat membantu tugas orang tua. Akan tetapi seiring dengan aktivitas orang tua yang sudah kembali normal (selesai cuti melahirkan dan mulai sibuk bekerja kembali), keberadaan popok ini dirasa menjadi suatu KEWAJIBAN. Terutama pemakaian popok sekali pakai (diapers). Beberapa alasan orang tua mengalami ketergantungan dengan popok diantaranya :

1. Bayi sudah bisa dibawa bepergian, sehingga membutuhkan popok selama di perjalanan.
2. Memudahkan mengganti popok ketika bayi buang air (alasan kepraktisan).
3. Mudah dipakai dan dibuang.
4. Cocok dengan ukuran dan desain pakaian bayi, sehingga mendukung penampilan bayi.
5. Orang tua tidak perlu bangun di malam hari untuk mengganti popok, karena popok tertentu bisa dipakai sampai dengan pagi hari.
6. Mampu menampung basahan dalam jumlah banyak sehingga tidak perlu sering ganti popok.

Disamping beberapa kemudahan yang didapat, tentu ada beberapa kekurangan dari ketergantungan pemakaian popok ini, terutama diapers :
1. Bayi menjadi kurang peka dengan keadaannya, karena merasa nyaman dan kering semalaman tanpa perlu merasakan basah karena buang air sehingga dia tidak perlu menangis untuk memberitahu orang tua tentang keadaannya.
2. Orang tua harus menyisihkan biaya popok yang jumlahnya hingga ratusan ribu per bulan. Harga 1 buah popok diapers (sekali pakai jenis pants/bentuk seperti celana bayi) paling murah Rp 2.000,-. Rata-rata dibutuhkan 2 buah/hari x 30 hari x Rp 2.000,- = Rp 120.000,- / bulan. Bahkan untuk bayi yang meminum Susu Formula dibutuhkan 4-6 buah/hari atau Rp 240.000,- sampai Rp 360.000,-/bulan.
3. Ruam (bercak merah) pada kulit bayi karena iritasi akibat pemakaian popok.

MANFAAT TERBEBAS DARI POPOK
Menurut pendapat kami, tentunya sangat baik apabila semenjak bayi sudah dilatih untuk tidak tergantung popok.
Karena manfaatnya bagi Bayi :
1. Bayi lebih peka dengan keadaannya.
2. Terlatih disiplin waktu untuk buang air.
3. Terbiasa mengungkapkan keinginannya.
4. Tentunya supaya terbebas dari iritasi kulit.
Sedangkan manfaatnya bagi Orang Tua :
1. Supaya belajar disiplin dalam memperhatikan kondisi bayi.
2. Sebagai langkah efisiensi anggaran belanja, supaya bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain yang lebih penting.
“Tentunya mengurangi pemakaian popok diapers sangatlah bermanfaat dalam mengurangi limbah dan pencemaran lingkungan karena popok yang dibuang”.

TIPS MELATIH BAYI AGAR TERBEBAS DARI POPOK
Nah, setelah mengetahui gambaran tentang kebutuhan pemakaian popok, kekurangannya serta manfaat mengurangi pemakaian popok, berikut kami bagikan tips-tips mudah untuk melatih bayi agar terbebas dari pemakaian popok. Menurut pengalaman kami, jika tips ini dilakukan secara rutin mulai bayi usia 7 bulan, maka sebelum usia 1,5 tahun (18 bulan).
1. Hukum 10 Menit.
Sejak usia 7 bulan, kami membiasakan bayi untuk pipis setiap 10 menit dengan cara ditatur (bahasa Jawa). Memang awalnya sedikit merepotkan, tetapi jika sudah rutin akan mengurangi intensitas mengompol.
2. Hukum 3x Pipis Malam.
Bayi harus dibiasakan untuk pipis 3x dalam semalam, yaitu : Sebelum Tidur, Tengah Malam dan Jam 2 Pagi. Menurut pengalaman kami, cara ini sangat efektif untuk mengurangi mengompol pada bayi. Tentunya factor disiplin diri kedua orang tua sangat menentukan. Untuk tips ke-2 ini JANGAN sekali-kali bergantung kepada mertua atau orang lain di dalam rumah, karena akan sangat merepotkan dan mengganggu waktu tidur mereka.
3. Hukum Berburu Toilet.
Ketika bepergian, hal pertama yang kami cari adalah TOILET UMUM. Pastikan Anda menemukan toilet umum terlebih dahulu sebelum memikirkan belanjaan apa yang bakal Anda borong (bagi yang hobi shopping…hehehe). Ketika pertama kali tiba di tempat tujuan, sempatkan waktu untuk natur si kecil. Pada bayi dengan usia di bawah 12 bulan pada umumnya masih dibutuhkan memakai diapers. Tetapi tips ini masih tetap berlaku untuk bayi usia berapa pun.
4. Hukum Tas Plastik dan Popok Cadangan.
Untuk berjaga-jaga jika terjadi hal yang tidak diinginkan, misal bayi mengompol. Selalu sediakan Tas Plastik dan Popok Cadangan di tas Anda. Hal ini sudah umum dilakukan para orang tua.
5. Kunci Kesuksesan = Disiplin Orang Tua.
Ini adalah KUNCI UTAMA dari semua uraian di atas. Bayi masih belum mandiri dan hanya tergantu kepada kita sebagai orang tua. Menjadwalkan waktu pipis, bangun di malam hari untuk natur, kontinyuitas dalam menjaga kebersihan kulit dan celana dalam bayi dan menyediakan diapers/popok cadangan di tas.
Demikian sedikit coretan dari kami, orang tua dari Nazila Nur Ilmania Fathoni. Mohon saran dan masukan yang membangun, semoga tulisan sederhana ini bermanfaat.
Salam Orang Tua Mandiri.
Wassalamu alaikum…

 Hormat Kami,




Yayah HILDAN & Bunda ALFI

Reaksi:

1 komentar:

  1. Tidak ada seorang pun yang langsung menjadi orang tua SEMPURNA. Semua orang tua baru adalah Pembelajar yang Giat, yang selalu menemukan dan mempelajari hal-hal baru demi pengasuhan yang lebih baik.

    Salam SMANGAT!

    BalasHapus

Silahkan memberikan KOMENTAR :

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...